Sharing informasi terbaru | 2019
Admin Langit Rezeki , | Agustus 12, 2019 Beri komentar
4 Cara Mengendalikan Lemak Perut

Lemak di perut memang sangat menyebalkan bagi sebagian orang karena memang merusak penampilan anda. Ketahui cara menurnkan lemak pada bagian perut dengan beberapa cara berikut ini.

Bagaimana cara mengusir lemak perut?

Ada empat cara untuk mengendalikan lemak perut, yaitu:

1. Olahraga

Olahraga rutin akan mengurangi semua lemak, termasuk lemak visceral. Lakukan setidaknya 30 menit olahraga ringan, paling tidak 5 hari seminggu. Jalan santai keliling kompleks perumahan juga bisa, selama itu cukup membuat berkeringat dan bernapas lebih berat, dengan detak jantung lebih cepat dari biasanya.

Untuk mendapatkan hasil yang sama dengan waktu yang lebih singkat, tingkatkan kecepatan dan perkuat latihanmu, seperti joging atau jalan cepat. Kamu dapat melakukannya lebih singkat, selama 20 menit sehari, selama 4 hari seminggu.

Olahraga dengan sepeda statis, mesin eliptikal di gym, atau mesin pendayung juga efektif. Intinya, penting unyuk tingkatkan denyut jantung selama 30 menit setidaknya tiga kali per minggu. Hal tersebut membantu menurunkan beberapa lemak visceral.

2. Diet

Tidak ada diet instan untuk lemak di perut. Tetapi ketika kita menurunkan berat badan dengan diet apa pun, lemak perut biasanya adalah yang pertama menghilang.

Cobalah makan makanan berserat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pada orang yang makan 10 gram serat per hari, penumpukan lemak visceral-nya dari waktu ke waktu lebih rendah daripada yang lain.

Untuk melakukan hal ini sangat sederhana, seperti memakan dua buah apel kecil, secangkir kacang hijau, atau setengah cangkir kacang kedelai dalam sehari.

3. Tidur cukup

Memiliki waktu tidur yang cukup dapat membantu mengecilkan jumlah lemak di perut. Dalam sebuah penelitian, orang yang tidur selama 6 sampai 7 jam per malam memiliki lebih sedikit lemak visceral selama lebih dari 5 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidur 5 jam atau kurang per malam, atau 8 jam atau lebih per malam.

4. Kendalikan stres

Setiap orang pernah dan mungkin sering mengalami stres. Tetapi bagaimana cara menanganinya, itulah yang penting. Hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah bersantai dengan teman dan keluarga, bermeditasi, berolahraga, dan melakukan konseling.
Admin Langit Rezeki , | Juli 15, 2019 Beri komentar
Julukan untuk Turis Menyebalkan di Seluruh Dunia

Ada-ada saja prilaku turis ketika pergi ke sebuah tempat. Ada yang asik mengambil foto sehingga membuat warga setempat menjadi risih. Seakan mengejek keberadaan turis yang antipati pada warga. Warga lokal juga memberikan julukan. Ada banyak macam jenis julukan yang tersebar di seluruh dunia.

Ungkapan Francis hanyalah majas untuk menggambarkan betapa menyebalkannya perilaku sejumlah turis di negara tujuannya. Kala itu, Francis menuliskannya pada abad ke-19.

Kini, abad 21, tak banyak perubahan signifikan dalam perilaku sejumlah turis. Tak ayal, penduduk lokal di beberapa tempat mulai gerah, bahkan alergi terhadap turis-turis yang dinilai kurang beradab.

Grafiti “Turis, angkat kaki!” terpampang di tembok-tembok Kota Lisbon, Portugal. Penduduk lokal menyamakan kedatangan turis- turis asing sebagai invasi zombie.

Respons tak simpatik terhadap turis dan turisme massal juga terjadi di Barcelona di mana bus-bus pariwisata digembosi. Sementara itu, di Venesia, Italia, kapal-kapal pesiar yang hendak berlabuh disambut oleh para demonstran. Di Eropa, gejala antiturisme massal memang tengah meruyak.

Gejala ini dipantik oleh ketidakpuasan penduduk lokal terhadap turisme massal. Kebanyakan turis dianggap hanya mencari untung ketika “bertamu”, tanpa sedikitpun menghargai penduduk dan budaya lokal.

Obyek wisata di Bali kini padat pengunjung karena liburan panjang Hari Natal, Hari Galungan dan Kuningan serta tahun baru, sehingga ditargetkan memberi dampak positif setelah sempat anjlok tahun lalu akibat erupsi Gunung Agung.

Bukannya sedikit-sedikit mempelajari bahasa lokal dan berbaur dengan penduduk, kelompok turis ini malah tiba dengan gaya petentengan, cerewet, dengan tongsis (tongkat selfie) senantiasa melekat di tangan.

Mereka lebih sibuk berburu foto dan menjadikan tempat yang dikunjungi sebagai objek semata, nihil interaksi dengan penduduk lokal. Kalaupun ada, interaksi yang terjadi sebatas transaksional, alias didorong kebutuhan dan kepentingan si turis.

Penduduk Spanyol punya julukan bagi mereka, “guiri”. Di Italia, kelompok turis macam ini dijuluki “turisti mordi e fuggi”, turis yang datang mencaplok kemudian pergi setelah kenyang; umumnya kalangan turis dengan sedikit tabungan yang tak meninggalkan sumbangsih apa-apa bagi tempat yang ia sambangi.

Istilah “niçois” digunakan orang-orang Perancis untuk mencemooh rombongan "turis-turis dungu" yang hinggap di sana. Lebih kasar lagi, rombongan ini malah dijuluki sebagai bronzer idiot, turis-turis tolol yang berjemur hingga cokelat, tanpa otak.

Di Praha, Republik Ceko, turis-turis yang dianggap tak bermoral akan dicueki sepanjang jalan, sebagaimana perlakuan orang-orang Ceko terhadap orang Rusia. Ceko memang pecahan Cekoslovakia yang dulunya termasuk dalam Uni Soviet.

Ada pula yang membumbuinya dengan sedikit kelakar. Orang-orang Thailand, misalnya, kerap memandang turis-turis Eropa sebagai “farang” yang berarti jambu biji. Kelakar tersebut akan mencapai puncaknya ketika turis Eropa berbelanja jambu biji di Thailand.

Kementerian Pariwisata menargetkan pada 2019 kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia naik sebesar 500 persen menjadi 5 juta dan menghasilkan devisa Rp 87 miliar serta wisatawan nusantara naik 300 persen menjadi 2 juta dengan total devisa Rp.1,78 triliun.

Kembali ke Eropa, Inggris pun mengenal istilah “emmet” yang diperuntukkan bagi para turis dengan taraf kepantasan berperilaku yang paling rendah.

Anda tentu enggan bergabung dalam kelompok turis macam tadi, bukan?

Pelajaran yang bisa dipetik, ciptakanlah keseimbangan di mana pun Anda pelesir. Apalagi di Eropa di mana gejala antiturisme massal mulai merebak, Anda perlu menjaga tindakan dan selalu ingat bahwa esensi berwisata bukan hanya sibuk memulung foto untuk mandatory posts di media sosial.

Meskipun Anda mengeluarkan banyak uang, ingatlah jika Anda merupakan tamu di destinasi yang Anda tuju.
Admin Langit Rezeki , | Juni 10, 2019 Beri komentar
Ketahui Hal Penting Seputar Lemak di Perut

Tidak peduli orang gemuk atau kurus pasti memiliki lemak di perut, Bahkan orang dengan perut sixpack juga memilikinya dan itu adalah normal.

Namun, setiap orang yang memiliki berat badan berbeda memiliki jumlah lemak di perut yang juga berbeda.

Lemak umumnya berada tepat di bawah kulit. Lemak lainnya berada di bagian lebih dalam, di sekitar jantung, paru-paru, hati, dan organ lainnya. Lemak yang lebih dalam ini juga disebut lemak visceral, yang mungkin menjadi masalah besar, bahkan bagi orang kurus.

Lemak di perut adalah salah satu contoh lemak visceral, yang memang dibutuhkan oleh tubuh. Lemak ini memberikan bantalan untuk organ-organ penting di dalam tubuh.

Tapi jika kamu memiliki terlalu banyak lemak visceral, termasuk lemak yang bertempat di perut, kamu mungkin cenderung mengalami:
  • tekanan darah tinggi
  • diabetes tipe 2
  • penyakit jantung
  • demensia

kanker tertentu (termasuk kanker payudara dan kanker usus besar)
Lemak tidak hanya berdiam di bawah kulit. Jika berat badan kita berlebih, tubuh akan mulai menyimpan lemak di tempat yang tidak biasa.

Bagaimana cara mengetahui apakah lemak di perut berlebih atau tidak?

Cara paling tepat untuk menentukan berapa banyak lemak visceral yang kita miliki adalah dengan CT scan atau MRI. Tapi ada cara yang lebih sederhana dan murah untuk memeriksanya.

Ambil meteran pengukur, lilitkan di sekitar pinggang pada bagian pusar, dan periksa berapa lingkar perutmu. Lakukanlah dalam keadaan berdiri.

Standar ukuran lemak perut bisa dilihat dari ukuran pinggang yang tidak lebih dari 89 cm untuk wanita, dan kurang dari 101 untuk pria untuk orang Eropa. Sedangkan untuk standar Asia, perempuan di bawah 80 cm, pria di bawah 85 cm (sebagian menggunakan angka 90 cm)

Memiliki tubuh berbentuk pir (pinggul dan paha besar namun bagian atas tubuh, yaitu perut, lebih kecil) dianggap lebih sehat daripada bentuk tubuh apel (lebar pinggang dan pinggul sama besar nyaris tanpa lekukan).

Lemak visceral juga ada di tubuh orang kurus

Berapa banyak lemak visceral yang kita miliki juga dipengaruhi oleh gen, dan sebagian lagi dipengaruhi gaya hidup, terutama oleh seberapa aktif diri kita.

Lemak visceral menumpuk pada orang yang pasif dan tidak banyak bergerak. Dalam sebuah penelitian, orang kurus yang menjaga diet mereka tetapi tidak berolahraga lebih mungkin untuk memiliki banyak lemak visceral.

Kunci untuk sehat adalah untuk tetap aktif bergerak dan menerapkan gaya hidup sehat, tidak peduli seberapa besar ukuran tubuh kita.
Admin Langit Rezeki , | Mei 13, 2019 Beri komentar

Cara Miliki Rumah Dengan Gaji Kecil atau Sedang

Membangun rumah dan keluarga kecil tentu sangat di idamkan oleh kebanyakan anak milenial yang baru memulai karir dan memiliki gaji dengan nominal yang pas-pasan.

Namun dengan keuletan dan perjuangan yang sungguh-sungguh apapun itu tentu akan terwujud.

Generasi milenial berpenghasilan Rp 4 juta per bulan, bisa memiliki kesempatan untuk membeli rumah subsidi.

Pemerintah menyediakan kepemilikan rumah subsidi ini melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR Budi Hartono mengatakan, pemerintah menyediakan program FLPP itu sebagai usaha meningkatkan daya beli masyarakat di semua kelompok umur, termasuk kalangan milenial.

“Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan yang masih baru bekerja itu penghasilannya terbatas sehingga untuk mencicil rumah dengan bunga normal di bank itu berat. Makanya pemerintah meningkatkan daya beli mereka dengan fasilitas ini (FLPP),” ujar Budi Hartono saat ditemui di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Budi menjelaskan beberapa syarat untuk bisa mendapatkan FLPP, di antaranya belum mempunyai rumah, gaji pokok maksimal Rp 4 juta, dan melengkapai syarat administrasi, seperti KTP dan NPWP.

“Kalau milenial masih bisa ya. Sangat mudah,” imbuhnya.

Cara mendapatkan rumah melalui fasilitas FLPP, kata Budi, mudah saja. Pertama, datangi lokasi proyek perumahan subsidi yang dibangun oleh pengembang.

Generasi milenial yang ingin membeli rumah itu bisa mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum memilih jenis hunian sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Setelah itu, pilih skema pembiayaan ke bank dan melakukan pembayaran sesuai ketentuan KPR FLPP.

“Harganya misalnya Rp 140 juta. Pilih rumah yang cocok, lalu bayar uang muka di bank, dan melengkapi syarat-syarat tadi. Bank akan memproses, kalau semua terpenuhi maka bisa langsung akad KPR,” jelas Budi.

Dia mengharapkan semakin banyak milenial yang mau memanfaatkan KPR FLPP karena bunganya rendah, yaitu 5 persen, dan tenor angsuran mencapai 20 tahun.

“Dengan bunga murah dan ditarik jangka waktu panjang maka angsurannya akan kecil. Jadi sangat mudah syaratnya dan bunganya murah,” pungkasnya. 
Admin Langit Rezeki , , | April 08, 2019 Beri komentar
7 Tips Mudah Memulai Pola Hidup Sehat

Menjalani kehidupan yang sehat dan teratur akan membuat kita memiliki badan yang kuat serta memiliki semangat yang berkali-kali lipat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Banyak orang yang tidak begitu paham bagaimana caranya untuk menjaga dirinya tetap sehat, baik secara fisik dan mental.

Padahal hidup sehat dan bahagia adalah kunci panjang umur. Artinya, semakin bahagia seseorang, maka besar pula kemungkinannya orang tersebut hidup lebih lama.

Nah, salah satu cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk hidup lebih bahagia dan panjang umur adalah dengan menerapkan pola hidup sehat.

Berikut beberapa kiat-kiat sederhana yang bisa kita lakukan untuk memulai pola hidup sehat:

1. Hindari stres

Macet di jalan, deadline tugas atau kerjaan yang mencekik, keuangan yang tersendat, hubungan asmara yang sedang renggang, dan berbagai perahara hidup lainnya tentu akan membuat kita stres.

Saat merasa stres, semua sistem dalam tubuh akan meresponnya dengan cara yang berbeda-beda. Stres yang bersifat kronis dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

Nah, oleh sebab itu, berusahalah sebisa mungkin untuk mengurangi atau bahkan menghindari segala hal yang bisa membuat stres.

Berhenti sebentar dari aktivitas yang sedang kita kerjakan adalah hal lumrah. Ketika sedang merasa tertekan, cobalah untuk menepi sebentar di tempat yang sepi. Tenangkan diri sambil mengambil napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan.

Lakukan hal tersebut berulang kali sampai merasa lebih rileks. Mengambil napas dalam-dalam sendiri telah terbukti menurunkan kadar kortisol, yang dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.

Kita juga bisa melakukan berbagai aktivitas lainnya yang kita senangi. Misalnya, membaca, menulis jurnal, atau pun bermain dengan hewan peliharaan. Intinya, buatlah diri merasa nyaman dengan cara yang kita senangi.

2. Bijak memilih makanan

Apa yang kita makan tentu akan memengaruhi bagaimana tubuh bekerja. Oleh sebabnya, penting untuk memerhatikan setiap makanan yang kita konsumsi setiap hari.

Pastikan kalau makanan dalam piring memenuhi prinsip gizi seimbang, yang mencangkup karbohidrat, serat, protein, dan lemak baik. Jangan hanya bergantung dengan satu jenis makanan pokok saja. Kita bisa mengganti makanan pokok dengan jagung, mi, ubi, atau kentang. Jadi, tak harus nasi terus.

Perhatikan pula porsi makan. Memerhatikan porsi makan sangatlah penting untuk mencegah kegemukan dan terserang berbagai penyakit kronis. Ingat, apapun yang berlebihan tentu tidak baik untuk tubuh.

Selain memilah makanan yang akan dikonsumsi, kita juga harus bijak dalam mengolahnya. Hindari mengolah makanan dengan cara digoreng. Kita bisa mengolah makanan dengan cara yang lebih sehat, seperti direbus, dikukus, atau ditumis.

3. Sempatkan olahraga setiap hari

Olahraga tak melulu harus jogging atau pergi ke gym. Kita bebas melakukan berbagai jenis olahraga yang disukai. Jika suka bersepeda atau berenang, maka jangan ragu untuk melakukannya. Begitu pula jika hanya menyukai jalan santai. Kuncinya, buatlah tubuh aktif bergerak setiap hari.

Dengan aktif bergerak, tubuh akan berusaha untuk membakar kalori yang mengendap. Lebih dari itu, hal ini juga dapat membantu mengalirkan lebih banyak oksigen ke dalam sel-sel tubuh dan menjaganya tetap sehat. Tak heran jika setelah olahraga atau melakukan aktivitas fisik kita jadi merasa lebih bugar.

Nah, bagi pekerja kantoran yang mungkin tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas fisik sederhana guna memastikan tubuh tetap bergerak.

Saat menuju ruangan kantor, cobalah untuk memilih naik tangga ketimbang naik lift atau eskalator. Kamu juga bisa meluangkan waktu untuk berjalan-jalan atau sekadar naik turun tangga sebelum dan sesudah makan siang.

Terkadang dengan perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari bisa membantu kita menjadi lebih aktif berolahraga.

4. Kurangi gula mulai hari ini

Kamu penyuka dessert alias makanan manis? Cupcake, es krim, permen, brownies, memang sangat menggonda lidah. Namun, mulai hari ini berniatlah untuk mengurangi atau bahkan menghindari berbagai makanan tersebut.

Hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, asupan gula yang terlalu banyak dapat memicu penyakit diabetes. Nah, jika sudah terkena diabetes, orang akan lebih rentan terkena berbagai penyakit kronis di kemudian hari. Beberapa di antaranya seperti penyakit jantung dan stroke.

Mulailah secara perlahan-lahan. Jika biasanya minum kopi dengan dua sendok gula, kini cobalah hanya satu sendok saja. Setelah terbiasa, kamu bisa menghilangkan asupan gula sama sekali dalam cangkir kopi yang kamu minum.

Alih-alih minum minuman kemasan, lebih baik makan potongan buah segar. Selain lebih sehat, gula yang terkandung di dalam buah tentu tidak akan sebanyak yang ada dalam minuman kemasan.

Tak hanya gula, kita juga harus perlahan-lahan mengurangi kebiasaan merokok dan minum alkohol.

5. Banyak minum air putih

Sekitar 60 persen dari komposisi tubuh kita adalah air. Sayangnya, setiap hari cairan dalam tubuh akan terus berkurang lewat keringat, urin, dan bahkan setiap kali kita bernapas. Inilah mengapa, penting untuk memastikan bahwa kebutuhan cairan terpenuhi setiap hari.

Memastikan asupan cairan tepenuhi tidak hanya mencegah dehidrasi saja, tapi juga jadi cara ampuh agar tidak mengonsumsi minuman manis.

Bawalah botol minum sendiri ke mana pun pergi. Selain itu, sediakan juga air minum di meja kerja atau di kamar tidur.

6. Cukup tidur

Rajin olahraga dan makan makanan yang bernutrisi tinggi akan berakhir sia-sia kalau kita sendiri tidak cukup tidur.

Menurut Cheri Mah, seorang pakar masalah gangguan tidur di Stanford University dan University of California, tidur adalah kebutuhan paling mendasar untuk menuju pola hidup sehat.

Tidur menjadi sebuah fondasi di mana pikiran dan tubuh yang sehat terbentuk. Jika fondasi ini goyah, tentunya akan berdampak pada kesehatan. Mulai dari fungsi kekebalan tubuh, energi, selera makan, suasana hati hingga berat badan.