Sharing informasi terbaru | 2019
Admin Langit Rezeki , | Agustus 12, 2019 Beri komentar
4 Cara Mengendalikan Lemak Perut

Lemak di perut memang sangat menyebalkan bagi sebagian orang karena memang merusak penampilan anda. Ketahui cara menurnkan lemak pada bagian perut dengan beberapa cara berikut ini.

Bagaimana cara mengusir lemak perut?

Ada empat cara untuk mengendalikan lemak perut, yaitu:

1. Olahraga

Olahraga rutin akan mengurangi semua lemak, termasuk lemak visceral. Lakukan setidaknya 30 menit olahraga ringan, paling tidak 5 hari seminggu. Jalan santai keliling kompleks perumahan juga bisa, selama itu cukup membuat berkeringat dan bernapas lebih berat, dengan detak jantung lebih cepat dari biasanya.

Untuk mendapatkan hasil yang sama dengan waktu yang lebih singkat, tingkatkan kecepatan dan perkuat latihanmu, seperti joging atau jalan cepat. Kamu dapat melakukannya lebih singkat, selama 20 menit sehari, selama 4 hari seminggu.

Olahraga dengan sepeda statis, mesin eliptikal di gym, atau mesin pendayung juga efektif. Intinya, penting unyuk tingkatkan denyut jantung selama 30 menit setidaknya tiga kali per minggu. Hal tersebut membantu menurunkan beberapa lemak visceral.

2. Diet

Tidak ada diet instan untuk lemak di perut. Tetapi ketika kita menurunkan berat badan dengan diet apa pun, lemak perut biasanya adalah yang pertama menghilang.

Cobalah makan makanan berserat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pada orang yang makan 10 gram serat per hari, penumpukan lemak visceral-nya dari waktu ke waktu lebih rendah daripada yang lain.

Untuk melakukan hal ini sangat sederhana, seperti memakan dua buah apel kecil, secangkir kacang hijau, atau setengah cangkir kacang kedelai dalam sehari.

3. Tidur cukup

Memiliki waktu tidur yang cukup dapat membantu mengecilkan jumlah lemak di perut. Dalam sebuah penelitian, orang yang tidur selama 6 sampai 7 jam per malam memiliki lebih sedikit lemak visceral selama lebih dari 5 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidur 5 jam atau kurang per malam, atau 8 jam atau lebih per malam.

4. Kendalikan stres

Setiap orang pernah dan mungkin sering mengalami stres. Tetapi bagaimana cara menanganinya, itulah yang penting. Hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah bersantai dengan teman dan keluarga, bermeditasi, berolahraga, dan melakukan konseling.
Admin Langit Rezeki , | Juli 15, 2019 Beri komentar
Julukan untuk Turis Menyebalkan di Seluruh Dunia

Ada-ada saja prilaku turis ketika pergi ke sebuah tempat. Ada yang asik mengambil foto sehingga membuat warga setempat menjadi risih. Seakan mengejek keberadaan turis yang antipati pada warga. Warga lokal juga memberikan julukan. Ada banyak macam jenis julukan yang tersebar di seluruh dunia.

Ungkapan Francis hanyalah majas untuk menggambarkan betapa menyebalkannya perilaku sejumlah turis di negara tujuannya. Kala itu, Francis menuliskannya pada abad ke-19.

Kini, abad 21, tak banyak perubahan signifikan dalam perilaku sejumlah turis. Tak ayal, penduduk lokal di beberapa tempat mulai gerah, bahkan alergi terhadap turis-turis yang dinilai kurang beradab.

Grafiti “Turis, angkat kaki!” terpampang di tembok-tembok Kota Lisbon, Portugal. Penduduk lokal menyamakan kedatangan turis- turis asing sebagai invasi zombie.

Respons tak simpatik terhadap turis dan turisme massal juga terjadi di Barcelona di mana bus-bus pariwisata digembosi. Sementara itu, di Venesia, Italia, kapal-kapal pesiar yang hendak berlabuh disambut oleh para demonstran. Di Eropa, gejala antiturisme massal memang tengah meruyak.

Gejala ini dipantik oleh ketidakpuasan penduduk lokal terhadap turisme massal. Kebanyakan turis dianggap hanya mencari untung ketika “bertamu”, tanpa sedikitpun menghargai penduduk dan budaya lokal.

Obyek wisata di Bali kini padat pengunjung karena liburan panjang Hari Natal, Hari Galungan dan Kuningan serta tahun baru, sehingga ditargetkan memberi dampak positif setelah sempat anjlok tahun lalu akibat erupsi Gunung Agung.

Bukannya sedikit-sedikit mempelajari bahasa lokal dan berbaur dengan penduduk, kelompok turis ini malah tiba dengan gaya petentengan, cerewet, dengan tongsis (tongkat selfie) senantiasa melekat di tangan.

Mereka lebih sibuk berburu foto dan menjadikan tempat yang dikunjungi sebagai objek semata, nihil interaksi dengan penduduk lokal. Kalaupun ada, interaksi yang terjadi sebatas transaksional, alias didorong kebutuhan dan kepentingan si turis.

Penduduk Spanyol punya julukan bagi mereka, “guiri”. Di Italia, kelompok turis macam ini dijuluki “turisti mordi e fuggi”, turis yang datang mencaplok kemudian pergi setelah kenyang; umumnya kalangan turis dengan sedikit tabungan yang tak meninggalkan sumbangsih apa-apa bagi tempat yang ia sambangi.

Istilah “niçois” digunakan orang-orang Perancis untuk mencemooh rombongan "turis-turis dungu" yang hinggap di sana. Lebih kasar lagi, rombongan ini malah dijuluki sebagai bronzer idiot, turis-turis tolol yang berjemur hingga cokelat, tanpa otak.

Di Praha, Republik Ceko, turis-turis yang dianggap tak bermoral akan dicueki sepanjang jalan, sebagaimana perlakuan orang-orang Ceko terhadap orang Rusia. Ceko memang pecahan Cekoslovakia yang dulunya termasuk dalam Uni Soviet.

Ada pula yang membumbuinya dengan sedikit kelakar. Orang-orang Thailand, misalnya, kerap memandang turis-turis Eropa sebagai “farang” yang berarti jambu biji. Kelakar tersebut akan mencapai puncaknya ketika turis Eropa berbelanja jambu biji di Thailand.

Kementerian Pariwisata menargetkan pada 2019 kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia naik sebesar 500 persen menjadi 5 juta dan menghasilkan devisa Rp 87 miliar serta wisatawan nusantara naik 300 persen menjadi 2 juta dengan total devisa Rp.1,78 triliun.

Kembali ke Eropa, Inggris pun mengenal istilah “emmet” yang diperuntukkan bagi para turis dengan taraf kepantasan berperilaku yang paling rendah.

Anda tentu enggan bergabung dalam kelompok turis macam tadi, bukan?

Pelajaran yang bisa dipetik, ciptakanlah keseimbangan di mana pun Anda pelesir. Apalagi di Eropa di mana gejala antiturisme massal mulai merebak, Anda perlu menjaga tindakan dan selalu ingat bahwa esensi berwisata bukan hanya sibuk memulung foto untuk mandatory posts di media sosial.

Meskipun Anda mengeluarkan banyak uang, ingatlah jika Anda merupakan tamu di destinasi yang Anda tuju.
Admin Langit Rezeki , | Juni 10, 2019 Beri komentar
Ketahui Hal Penting Seputar Lemak di Perut

Tidak peduli orang gemuk atau kurus pasti memiliki lemak di perut, Bahkan orang dengan perut sixpack juga memilikinya dan itu adalah normal.

Namun, setiap orang yang memiliki berat badan berbeda memiliki jumlah lemak di perut yang juga berbeda.

Lemak umumnya berada tepat di bawah kulit. Lemak lainnya berada di bagian lebih dalam, di sekitar jantung, paru-paru, hati, dan organ lainnya. Lemak yang lebih dalam ini juga disebut lemak visceral, yang mungkin menjadi masalah besar, bahkan bagi orang kurus.

Lemak di perut adalah salah satu contoh lemak visceral, yang memang dibutuhkan oleh tubuh. Lemak ini memberikan bantalan untuk organ-organ penting di dalam tubuh.

Tapi jika kamu memiliki terlalu banyak lemak visceral, termasuk lemak yang bertempat di perut, kamu mungkin cenderung mengalami:
  • tekanan darah tinggi
  • diabetes tipe 2
  • penyakit jantung
  • demensia

kanker tertentu (termasuk kanker payudara dan kanker usus besar)
Lemak tidak hanya berdiam di bawah kulit. Jika berat badan kita berlebih, tubuh akan mulai menyimpan lemak di tempat yang tidak biasa.

Bagaimana cara mengetahui apakah lemak di perut berlebih atau tidak?

Cara paling tepat untuk menentukan berapa banyak lemak visceral yang kita miliki adalah dengan CT scan atau MRI. Tapi ada cara yang lebih sederhana dan murah untuk memeriksanya.

Ambil meteran pengukur, lilitkan di sekitar pinggang pada bagian pusar, dan periksa berapa lingkar perutmu. Lakukanlah dalam keadaan berdiri.

Standar ukuran lemak perut bisa dilihat dari ukuran pinggang yang tidak lebih dari 89 cm untuk wanita, dan kurang dari 101 untuk pria untuk orang Eropa. Sedangkan untuk standar Asia, perempuan di bawah 80 cm, pria di bawah 85 cm (sebagian menggunakan angka 90 cm)

Memiliki tubuh berbentuk pir (pinggul dan paha besar namun bagian atas tubuh, yaitu perut, lebih kecil) dianggap lebih sehat daripada bentuk tubuh apel (lebar pinggang dan pinggul sama besar nyaris tanpa lekukan).

Lemak visceral juga ada di tubuh orang kurus

Berapa banyak lemak visceral yang kita miliki juga dipengaruhi oleh gen, dan sebagian lagi dipengaruhi gaya hidup, terutama oleh seberapa aktif diri kita.

Lemak visceral menumpuk pada orang yang pasif dan tidak banyak bergerak. Dalam sebuah penelitian, orang kurus yang menjaga diet mereka tetapi tidak berolahraga lebih mungkin untuk memiliki banyak lemak visceral.

Kunci untuk sehat adalah untuk tetap aktif bergerak dan menerapkan gaya hidup sehat, tidak peduli seberapa besar ukuran tubuh kita.
Admin Langit Rezeki , | Mei 13, 2019 Beri komentar

Cara Miliki Rumah Dengan Gaji Kecil atau Sedang

Membangun rumah dan keluarga kecil tentu sangat di idamkan oleh kebanyakan anak milenial yang baru memulai karir dan memiliki gaji dengan nominal yang pas-pasan.

Namun dengan keuletan dan perjuangan yang sungguh-sungguh apapun itu tentu akan terwujud.

Generasi milenial berpenghasilan Rp 4 juta per bulan, bisa memiliki kesempatan untuk membeli rumah subsidi.

Pemerintah menyediakan kepemilikan rumah subsidi ini melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR Budi Hartono mengatakan, pemerintah menyediakan program FLPP itu sebagai usaha meningkatkan daya beli masyarakat di semua kelompok umur, termasuk kalangan milenial.

“Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan yang masih baru bekerja itu penghasilannya terbatas sehingga untuk mencicil rumah dengan bunga normal di bank itu berat. Makanya pemerintah meningkatkan daya beli mereka dengan fasilitas ini (FLPP),” ujar Budi Hartono saat ditemui di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Budi menjelaskan beberapa syarat untuk bisa mendapatkan FLPP, di antaranya belum mempunyai rumah, gaji pokok maksimal Rp 4 juta, dan melengkapai syarat administrasi, seperti KTP dan NPWP.

“Kalau milenial masih bisa ya. Sangat mudah,” imbuhnya.

Cara mendapatkan rumah melalui fasilitas FLPP, kata Budi, mudah saja. Pertama, datangi lokasi proyek perumahan subsidi yang dibangun oleh pengembang.

Generasi milenial yang ingin membeli rumah itu bisa mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum memilih jenis hunian sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Setelah itu, pilih skema pembiayaan ke bank dan melakukan pembayaran sesuai ketentuan KPR FLPP.

“Harganya misalnya Rp 140 juta. Pilih rumah yang cocok, lalu bayar uang muka di bank, dan melengkapi syarat-syarat tadi. Bank akan memproses, kalau semua terpenuhi maka bisa langsung akad KPR,” jelas Budi.

Dia mengharapkan semakin banyak milenial yang mau memanfaatkan KPR FLPP karena bunganya rendah, yaitu 5 persen, dan tenor angsuran mencapai 20 tahun.

“Dengan bunga murah dan ditarik jangka waktu panjang maka angsurannya akan kecil. Jadi sangat mudah syaratnya dan bunganya murah,” pungkasnya. 
Admin Langit Rezeki , , | April 08, 2019 Beri komentar
7 Tips Mudah Memulai Pola Hidup Sehat

Menjalani kehidupan yang sehat dan teratur akan membuat kita memiliki badan yang kuat serta memiliki semangat yang berkali-kali lipat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Banyak orang yang tidak begitu paham bagaimana caranya untuk menjaga dirinya tetap sehat, baik secara fisik dan mental.

Padahal hidup sehat dan bahagia adalah kunci panjang umur. Artinya, semakin bahagia seseorang, maka besar pula kemungkinannya orang tersebut hidup lebih lama.

Nah, salah satu cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk hidup lebih bahagia dan panjang umur adalah dengan menerapkan pola hidup sehat.

Berikut beberapa kiat-kiat sederhana yang bisa kita lakukan untuk memulai pola hidup sehat:

1. Hindari stres

Macet di jalan, deadline tugas atau kerjaan yang mencekik, keuangan yang tersendat, hubungan asmara yang sedang renggang, dan berbagai perahara hidup lainnya tentu akan membuat kita stres.

Saat merasa stres, semua sistem dalam tubuh akan meresponnya dengan cara yang berbeda-beda. Stres yang bersifat kronis dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

Nah, oleh sebab itu, berusahalah sebisa mungkin untuk mengurangi atau bahkan menghindari segala hal yang bisa membuat stres.

Berhenti sebentar dari aktivitas yang sedang kita kerjakan adalah hal lumrah. Ketika sedang merasa tertekan, cobalah untuk menepi sebentar di tempat yang sepi. Tenangkan diri sambil mengambil napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan.

Lakukan hal tersebut berulang kali sampai merasa lebih rileks. Mengambil napas dalam-dalam sendiri telah terbukti menurunkan kadar kortisol, yang dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.

Kita juga bisa melakukan berbagai aktivitas lainnya yang kita senangi. Misalnya, membaca, menulis jurnal, atau pun bermain dengan hewan peliharaan. Intinya, buatlah diri merasa nyaman dengan cara yang kita senangi.

2. Bijak memilih makanan

Apa yang kita makan tentu akan memengaruhi bagaimana tubuh bekerja. Oleh sebabnya, penting untuk memerhatikan setiap makanan yang kita konsumsi setiap hari.

Pastikan kalau makanan dalam piring memenuhi prinsip gizi seimbang, yang mencangkup karbohidrat, serat, protein, dan lemak baik. Jangan hanya bergantung dengan satu jenis makanan pokok saja. Kita bisa mengganti makanan pokok dengan jagung, mi, ubi, atau kentang. Jadi, tak harus nasi terus.

Perhatikan pula porsi makan. Memerhatikan porsi makan sangatlah penting untuk mencegah kegemukan dan terserang berbagai penyakit kronis. Ingat, apapun yang berlebihan tentu tidak baik untuk tubuh.

Selain memilah makanan yang akan dikonsumsi, kita juga harus bijak dalam mengolahnya. Hindari mengolah makanan dengan cara digoreng. Kita bisa mengolah makanan dengan cara yang lebih sehat, seperti direbus, dikukus, atau ditumis.

3. Sempatkan olahraga setiap hari

Olahraga tak melulu harus jogging atau pergi ke gym. Kita bebas melakukan berbagai jenis olahraga yang disukai. Jika suka bersepeda atau berenang, maka jangan ragu untuk melakukannya. Begitu pula jika hanya menyukai jalan santai. Kuncinya, buatlah tubuh aktif bergerak setiap hari.

Dengan aktif bergerak, tubuh akan berusaha untuk membakar kalori yang mengendap. Lebih dari itu, hal ini juga dapat membantu mengalirkan lebih banyak oksigen ke dalam sel-sel tubuh dan menjaganya tetap sehat. Tak heran jika setelah olahraga atau melakukan aktivitas fisik kita jadi merasa lebih bugar.

Nah, bagi pekerja kantoran yang mungkin tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas fisik sederhana guna memastikan tubuh tetap bergerak.

Saat menuju ruangan kantor, cobalah untuk memilih naik tangga ketimbang naik lift atau eskalator. Kamu juga bisa meluangkan waktu untuk berjalan-jalan atau sekadar naik turun tangga sebelum dan sesudah makan siang.

Terkadang dengan perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari bisa membantu kita menjadi lebih aktif berolahraga.

4. Kurangi gula mulai hari ini

Kamu penyuka dessert alias makanan manis? Cupcake, es krim, permen, brownies, memang sangat menggonda lidah. Namun, mulai hari ini berniatlah untuk mengurangi atau bahkan menghindari berbagai makanan tersebut.

Hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, asupan gula yang terlalu banyak dapat memicu penyakit diabetes. Nah, jika sudah terkena diabetes, orang akan lebih rentan terkena berbagai penyakit kronis di kemudian hari. Beberapa di antaranya seperti penyakit jantung dan stroke.

Mulailah secara perlahan-lahan. Jika biasanya minum kopi dengan dua sendok gula, kini cobalah hanya satu sendok saja. Setelah terbiasa, kamu bisa menghilangkan asupan gula sama sekali dalam cangkir kopi yang kamu minum.

Alih-alih minum minuman kemasan, lebih baik makan potongan buah segar. Selain lebih sehat, gula yang terkandung di dalam buah tentu tidak akan sebanyak yang ada dalam minuman kemasan.

Tak hanya gula, kita juga harus perlahan-lahan mengurangi kebiasaan merokok dan minum alkohol.

5. Banyak minum air putih

Sekitar 60 persen dari komposisi tubuh kita adalah air. Sayangnya, setiap hari cairan dalam tubuh akan terus berkurang lewat keringat, urin, dan bahkan setiap kali kita bernapas. Inilah mengapa, penting untuk memastikan bahwa kebutuhan cairan terpenuhi setiap hari.

Memastikan asupan cairan tepenuhi tidak hanya mencegah dehidrasi saja, tapi juga jadi cara ampuh agar tidak mengonsumsi minuman manis.

Bawalah botol minum sendiri ke mana pun pergi. Selain itu, sediakan juga air minum di meja kerja atau di kamar tidur.

6. Cukup tidur

Rajin olahraga dan makan makanan yang bernutrisi tinggi akan berakhir sia-sia kalau kita sendiri tidak cukup tidur.

Menurut Cheri Mah, seorang pakar masalah gangguan tidur di Stanford University dan University of California, tidur adalah kebutuhan paling mendasar untuk menuju pola hidup sehat.

Tidur menjadi sebuah fondasi di mana pikiran dan tubuh yang sehat terbentuk. Jika fondasi ini goyah, tentunya akan berdampak pada kesehatan. Mulai dari fungsi kekebalan tubuh, energi, selera makan, suasana hati hingga berat badan.
Admin Langit Rezeki , | Maret 11, 2019 Beri komentar
Daftar Negara Paling Santai Di Dunia, Indonesia Pertama

Sepertinya kesantainya masyarakat Indonesia sudah benar-benar di akui oleh media luar negeri dan terpilih menjadi negara paling santai di seluruh dunia.

Laporan terbaru dari agen perjalanan asal Inggris, Lastminute.com menyebut Indonesia sebagai Most Chilled Out Countries in The World, atau Negara Paling Santai di Seluruh Dunia.

Kata santai di sini dalam artian positif yang berhubungan dengan relaksasi dan cocok sebagai destinasi liburan.

Laporan terbaru ini berdasarkan penelitian terhadap berbagai faktor di suatu negara. Misalnya banyaknya cuti tahunan, polusi suara dan cahaya (lingkungan), hak asasi manusia, budaya, dan banyaknya tempat spa atau retreat.

Lastminute.com kemudian menyimpulkan penelitian tersebut menjadi 15 destinasi teratas. Hasilnya Indonesia berada di urutan teratas, dengan faktor lingkungan yang unggul dari semua negara, kemudian budaya di peringkat enam, banyaknya cuti di peringkat 13, dan hak asasi manusia di peringkat 14.

"Surga tropis Indonesia berada di posisi pertama, sebagian berkat spa dan pusat kebugarannya. Ada lebih dari 186 ruang hijau dan memiliki suhu rata-rata 25 derajat Celcius dan 54.716 mil dari garis pantai," dikutip dari Lonely Planet.

Berikut adalah 15 Negara Paling Santai di Dunia versi Lastminute.com, berurutan dari peringkat teratas:

1. Indonesia
2. Australia
3. Islandia
4. Selandia Baru
5. Sri Lanka
6. Cyprus
7. Filipina
8. Yunani
9. India
10. Mauritius
11. Kosta Rika
12. Portugal
13. Bulgaria
14. Kroasia
15. Spanyol
Admin Langit Rezeki , | Februari 11, 2019 Beri komentar

8 Hal yang Perlu Dilakukan Jika Ingin Menurunkan Berat Badan

Memiliki badan yang ideal dan sehat adalah sesuatu yang di idamkan banyak orang. Namun kebanyakn orang hanya memiliki rencana tetapi tidak diwujudkan dengan kenyataan.

Agar semua usaha dan waktu tidak terbuang siang-siang karena hasil tidak didapatkan. Berikut 8 hal yang perlu dilakukan jika ingin menurunkan berat badan.

1. Defisit kalori

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa dalam usaha penurunan berat badan, porsi diet adalah 80 persen sementara olahraga sesungguhnya hanya 20 persen saja.

Untuk bisa menurunkan lemak tubuh, kamu harus memerhatikan defisit kalori. Artinya, kalori keluar harus lebih banyak daripada kalori masuk.

Target kalori harian orang yang sedang dalam program penurunan berat badan tentu berbeda. Untuk mengetahuinya, konsultasikan dengan dokter gizi.

Meski membatasi asupan, pastikan kamu tidak mengkonsumsi lebih sedikit dari 1.200 kalori perhari (untuk wanita). Asupan kalori yang terlalu sedikit justru akan menurunkan metabolisme tubuh.

Penting pula untuk memperhatikan tak hanya kuantitas kalori namun juga kualitasnya.

Fokuslah mengkonsumsi makanan tinggi nutrisi, seperti sayuran hijau, buah-buahan dan sayuran rendah karbohidrat.

2. Membatasi gula

Tidak hanya akan menambah berat badan, gula juga memiliki peran esensial dalam penimbunan lemak pada perut.

Gula juga bisa meningkatkan level insulin serta bisa menyebabkan resistensi insulin alias tubuh tidak bisa menggunakan hormon insulin dengan efektif.

Gejala paling umum dari resistensi insulin adalah lemak perut berlebih.

Selain makanan yang manis, gula juga bisa bersembunyi pada beberapa jenis makanan, seperti granola, yogurt, mentega, breakfast bar, dan lainnya.

Jika tubuhmu dalam kondisi sehat, batasi gula hingga 15 gram atau 4 sendok teh per hari.

Lemak perut juga bisa mengindikasikan masalah pencernaan dan tanda organ hari tidak bisa memetabolisme makanan dengan baik.

3. Biji-bijian olahan

Seperti gula, biji-bijian olahan juga bisa meningkatkan level gula darah dan mengacaukan insulin sehingga memicu peningkatan berat badan.

Untuk meluruhkan lemak perut, hindari produk biji-bijian olahan seperti roti putih dan nasi putih. Selain tinggi kalori, bahan makanan ini juga tidak membuat kenyang.

Perbanyak konsumsi biji-bijian utuh, seperti oatmeal, barley, quinoa, pasta tepung gandum utuh, serta nasi merah.

4. Perbanyak serat

Memperbanyak makan serat bisa membantu kita menurunkan lemak perut, terutama karena makanan tinggi serat lebih mengenyangkan. Jumlah yang disarankan adalah sekitar 6 gram per hari.

Konsumsi makanan tinggi serat misalnya kacang-kacangan, sereal gandum utuh, buah segar, kentang panggang, ubi, sayur-sayuran hijau, serta roti gandum utuh.

5. Latihan kekuatan

Kardio memang bisa membantu membakar kalori, namun latihan kekuatan dan angkat beban bisa membantu menurunkan berat badan untuk jangka panjang.

Latihan kekuatan akan membantu kita mendapatkan otot. Semakin banyak massa otot akan membuat tubuh kita membakar lebih banyak kalori pada masa istirahat.

Agar lebih optimal, fokus pada gerakan compound atau latihan yang menyasar kelompok otot besar, seperti barbel squat, deadlift dan leg press.

Gerakan compound akan berkonsentrasi pada kelompok otot besar sehingga membakar lebih banyak kalori. Kamu akan merasa lebih lelan ketika melakukan barbel squat daripada bicep curl.

Selain itu, gerakan seperti squat, deadlift dan overhead juga menargetkan otot inti. Sehingga ketika melakukan gerakan tersebut kamu juga sekaligus melatih kelompok otot lainnya.

6. Latihan HIIT

Latihan interval intensitas tinggi (HIIT) bisa membuat olahraga lebih efektif meski dilakukan dalam waktu yang singkat.

HIIT bisa dilakukan dengan latihan angkat beban, beban tubuh atau kardio, seperti sprint atau treadmill.

Agar HIIT dilakukan satu atau dua kali seminggu untuk menghilangkan lemak tubuh. Latihan ini juga akan membuat tubuh terus membakar kalori bahkan setelah sesi olahraga berakhir.

7. Menggabungkan dengan NEAT

NEAT adalah nonexercise activity thermogenesis atau aktivitas harian di luar latihan formal. Misalnya menambah dengan berjalan kaki minimal 10.000 langkah sehari.

Aktivitas NEAT juga bisa berupa berkebun, bertani, bermain dengan anak, hingga mengangkut bahan belanjaan dari toko.

8. Tidur cukup

Banyak orang mengabaikan kebiasan yang tak kalah penting saat ingin menurunkan berat badan, yaitu tidur cukup 7-8 jam.

Kurang tidur bisa meningkatkan produksi kortisol atau hormon stres. Kita juga akan merasakan kelelahan, mudah lapar, kekurangan kesadaran, dan kekurangan energi.

Semua faktor ini akan berdampak pada efektivitas olahraga di gym dan mengganggu ketaatan kita terhadap perencanaan makan.
Admin Langit Rezeki , | Januari 14, 2019 Beri komentar
8 Tanda Kamu Lebih Cocok Jadi Bos Atau Karyawan

Mungkin sebagian besar orang akan bekerja untuk dapat bertahan hidup. Dalam pekerjaan kita akan berusaha mendapatkan hasil yang baik tentu dengan usaha yang maksimal.

Peningkatan jabatan akan di dapatkan jika memang kita memiliki kemampuan untuk menanggung jabatan tersebut.

TEtap selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk diri dan perusahaan tempat kampu bekerja ada saatnya semua yang kamu perjuangkan akan memberikan hasil optimal.

Sebagai manusia, Anda tentu memiliki kuasa untuk mencapai level tertinggi dalam perjalanan karier. Menjadi bos atau karyawan, pilihan mutlak ada di tangan Anda.

Namun, ada beberapa tanda yang membantu untuk mengenali apakah Anda layak menjadi bos atau karyawan.

Mau tau Anda yang mana? Kenali tanda-tandanya di bawah ini seperti dikutip dari Cermati.com.

1.  Berhasil Tidaknya saat Melewati Suatu Proses

Jika Anda menilai suatu pekerjaan sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari, maka salah besar. Sebab, bekerja adalah momen berharga untuk belajar dan menambah pengalaman.

Anda yang tadinya minim pengalaman dapat memperkaya diri dengan berbagai aktivitas baru di kantor. Hal ini tidak luput dari serangkaian proses yang harus dilewati.

Jika berhasil melewati prosesnya dengan baik, Anda siap menjabat posisi yang lebih tinggi. Jika tidak, Anda harus siap menjabat sebagai karyawan, mungkin hingga selamanya.

2.  Lebih Suka Diarahkan atau Mengarahkan

Seorang bos tidak membutuhkan arahan dalam melakukan sesuatu, karena dia sudah tahu apa yang harus dikerjakan. Berbeda dengan karyawan yang harus selalu diarahkan dan dituntun. Jika tidak, hasil kerjanya bisa berantakan.

Jika Anda lebih suka diarahkan, sekarang saatnya untuk belajar mengarahkan orang lain. Mulai dari aktivitas yang paling kecil terlebih dahulu seperti membuat jadwal piket di kantor.

3.  Menyukai Risiko atau Tidak Sama Sekali

Agar siklus operasi perusahaan tetap aman, seorang bos harus mampu membuat rancangan kerja secara menyeluruh. Mulai dari bagian produksi, manajemen, hingga keuangan. Tentunya, pekerjaan ini memiliki risiko yang sangat besar.

Namun, seorang bos bukanlah orang yang takut akan risiko, apalagi jika risiko tersebut demi kebaikan perusahaan. Berbeda dengan seorang karyawan yang selalu berusaha menghindari suatu risiko karena terlanjur menganggap risiko sebagai musuh bubuyutan dalam berkarier.

4.  Tingkat Pertanggungjawaban saat Bekerja

Meskipun tanggung jawab seorang bos lebih tinggi daripada karyawan, bukan berarti karyawan harus lepas tanggung jawab terhadap hal-hal yang terjadi di perusahaan. Tanggung jawab tetap perlu untuk meminimalkan kesalahan.

Ketika Anda mampu menjalankan tanggung jawab kecil, Anda pasti mampu menjalankan tanggung jawab yang lebih besar seperti halnya seorang bos. Jika tidak, jangan salahkan orang lain apabila kedudukan Anda tetap sama dari tahun ke tahun.

5.  Asumsi Mengenai Penting atau Tidaknya Suatu Jaringan

Jaringan dianggap penting untuk mengembangkan suatu usaha. Maka, tidak heran jika seorang bos berusaha untuk memperluas jaringan bisnis. Melalui sebuah jaringan, perusahaan dapat menjalin kerja sama dengan orang-orang hebat dan mendapat keuntungan.

Namun, bagi karyawan yang kurang open minded (berpikir terbuka), jaringan dianggap kurang penting. Padahal, jaringan menjadi cikal-bakal untuk menjajal pekerjaan yang lebih menjamin di masa depan.

6.  Cepat Merasa Nyaman atau Ingin Terus Berkembang
Walaupun sudah mendapat hasil yang memuaskan, seorang bos tidak mudah berpuas diri. Mereka selalu haus dengan prestasi yang lebih tinggi sehingga mereka mau belajar secara gigih demi mencapai sesuatu yang lebih baik.

Berbeda dengan sosok karyawan yang terlalu cepat berpuas diri. Akibatnya, semangat juang semakin menurun karena sudah terlanjur puas dan nyaman dengan apa yang ada.

Padahal perjalanan hidup masih panjang, di mana hal-hal yang tidak terduga bisa saja terjadi di masa mendatang sehingga sangat tidak disarankan untuk terlalu cepat merasa nyaman.

7.  Suka Mencari Kesalahan atau Menyelesaikan Masalah
Masalah bukan sesuatu yang harus ditakuti, melainkan diselesaikan dengan keputusan yang tepat. Namun, prinsip ini tampaknya hanya dipegang teguh oleh seorang bos, sedangkan karyawan tidak.

Seorang bos sejatinya akan berusaha mencari akar permasalahan demi mempercepat penyelesaian suatu masalah. Sedangkan karyawan berusaha mengadu domba orang lain bahkan teman sendiri untuk menutupi kesalahannya.

8.  Lebih Suka di Rumah atau Berlibur ke Suatu Tempat

Berlibur ke suatu tempat memang penting untuk menyegarkan pikiran. Namun, seorang bos tidak menghabiskan waktu libur untuk mengunjungi tempat-tempat baru di dalam atau luar negeri. Mereka lebih suka menenangkan pikiran dengan cara menonton TV, membaca koran, atau membereskan rumah.

Sedangkan karyawan lebih suka menjelajah tempat-tempat baru meskipun waktu liburnya sangat singkat. Karyawan melakukan hal ini demi mencari kesenangan semata tanpa mempetimbangkan dampak perjalanan mereka terhadap stamina tubuh.